Thursday, 17 November 2016

Limbah di sekeliling kita

Keadaan lingkungan dapat
mempengaruhi kondisi masyarakat. Salah satu kondisi masyarakat yang dapat terpengaruh lingkungan adalah tingkat kesehatan. Banyak penyakit dapat dimulai, didukung, ditopang atau dirangsang oleh faktor-faktor lingkungan.
Salah satu faktor lingkungan yang berdampak cukup besar pada masyarakat adalah adanya limbah.
Limbah adalah semua benda yang berbentuk padat , cair, maupun gas, merupakan bahan buangan yang berasal dari aktivitas manusia secara perorangan maupun hasil aktivitas kegiatan lainnya diantaranya industri, rumah sakit, laboratorium, reaktor nuklir dan lain-lain.
Salah satu bentuk limbah akibat aktivitas manusia adalah limbah cair. Menurut Willgooso (1979) limbah cair atau air limbah adalah water carrying waste from homes, bussines and industries that is mixture of water and dissolved or suspended solids. Menurut USEPA 1977
wastewater is water carrying dissolved or suspended solids from homes, farm, bussinesess and industries.
Limbah cair dikembalikan ke aliran sungai. Peningkatan volume limbah cair yang disalurkan ke sungai merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dipecahkan. Karena pertambahan limbah sekecil
apapun bila dalam jumlah yang besar dapat memberikan konstribusi yang besar dalam hal perusakan lingkungan. Meningkatnya limbah cair (wastewater) pada kawasan sungai, disamping disebabkan oleh peningkatan jumlah perindustrian, juga disebabkan oleh peningkatan jumlah populasi penduduk, terutama yang berasal dari limbah rumah tangga seperti peningkatan kadar desinfektan, deterjen dan sumber-sumber lainnya (Mahida, 1981:1). Untuk itu, dalam rangka mengatasi dampak negatif dari limbah cair / wastawater diperlukan suatu alternatif yang dapat mengubah limbah cair agar dapat dikembalikan ke lingkungan dan digunakan masyarakat secara aman.

     Ada beragam macam limbah, mulai dari udara hingga air yang dapat berdampak pada kesehatan. Berikut ini adalah beberapa jenis limbah dan dampaknya bagi kesehatan.
Dampak limbah udara Limbah udara dapat menyebabkan polusi udara dan hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan. Asap dan partikulat merupakan dua jenis polusi udara yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Terutama partikulat, karena bentuknya yang berupa partikel halus sulit terlihat oleh mata telanjang. Dan tanpa disadari, partikulat dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya. Partikulat berasal dari knalpot mesin diesel, pembakaran kayu, dan pembangkit listrik tenaga batu bara. Sedangkan limbah asap berasal dari kendaraan-kendaraan kecil. Meski tidak terpikirkan sebelumnya, polusi udara ternyata memiliki dampak jangka panjang. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang tinggal di daerah yang memiliki tingkat polusi udara tinggi cenderung berisiko mengalami gangguan paru-paru, serangan jantung, gagal jantung, dan stroke. Tidak hanya itu, studi lainnya menunjukkan bahwa polusi dapat berbahaya bagi wanita hamil. Polusi udara bisa menyebabkan bayi dalam kandungan terkena racun yang dapat mempengaruhi otak bayi, sehingga bayi memiliki kemungkinan mengalami ADHD atau lebih dikenal dengan sebutan hiperaktif. 

No comments:

Post a Comment